Tinggalkan Pesanmu!

Tampilkan postingan dengan label menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menarik. Tampilkan semua postingan

Posted on: Kamis, 28 April 2011

Hadist Makan Dan Minum Sambil Berdiri

nبسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Pertanyaan : Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pak ustadz, bagaimana derajat kedua hadits berikut :

1) Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda : sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdri, Qatadah berkata: "Bagaimana dengan makan?" beliau menjawab: "Itu lebih buruk lagi". (HR. Muslim dan Turmidzi).

Virginitas Dalam Pandangan Islam

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Virginitas Dalam Pandangan IslamAda enam perkara yang di lindungi dalam hukum Islam yaitu dien, nafs, maal, 'irdlun, nasab dan 'aqlun, dari enam perkara tersebut, dua diantaranya berkaitan dengan interaksi laki-laki dan perempuan yaitu 'irdlun(kehormatan)dan nasab(keturunan), artinya Islam begitu perhatian terhadap hubungan laki-laki dan perempuan,baik sebelum maupun sesudah pernikahan.

Islam mengharamkan perzinaan dan segala hal yang bisa menjurus terjadinya zina, sebagaimana pula Islam mewajibkan agar laki-laki muslim dan wanita muslimah untuk menjaga kehormatan mereka hingga mereka memasuki pernikahan dalam keadaan bersih dari perbuatan rofas, dan begitu mereka telah memiliki pasangan hidup yang sah wajiblah mereka untuk hanya berhubungan dengan pasangannya tersebut.

Proses pembentukan hujan

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Proses Pembentukan HujanProses terbentuknya hujan masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah radar cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan.

Pembentukan hujan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, "bahan baku" hujan naik ke udara, lalu awan terbentuk. Akhirnya, curahan hujan terlihat.

Tahap-tahap ini ditetapkan dengan jelas dalam Al-Qur’an berabad-abad yang lalu, yang memberikan informasi yang tepat mengenai pembentukan hujan.

keajaiban Matahari Dan Penciptaanya

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Keajaiban Matahari Dan PenciptaannyaMatahari adalah unit terbesar dari sistem tata surya kita. Matahari sangatlah panas dan mengandung gas yang selalu terbakar. Di permukaannya selalu terjadi ledakan bagaikan jutaan bom atom yang dijatuhkan tiap waktu. Ledakan ini menghasilkan lidah api raksasa yang ukurannya 40 atau 50 kali lebih besar dari bumi kita.

Matahari seperti bola api raksasa yang memberikan panas dan cahaya yang sangat besar dari permukaannya. Ruang angkasa, bagaimanapun, gelap gulita. Bumi kita adalah salah satu bagian yang indah dari kegelapan mutlak itu. Dan, tidak ada unit lain selain matahari di tata surya kita yang mampu menyinari dan menghangatkan bumi kita. Apabila bukan dari matahari, maka akan terjadi malam selama-lamanya, dan setiap daerah akan terselimuti es. Kehidupan dengan begitu akan mustahil, dan kita pun tidak akan ada.

Panas yang diberikan matahari akan sangat tinggi selama musim panas. Namun, matahari jaraknya jutaan kilometer dari bumi, dan hanya 0,2 persen dari panasnya yang benar-benar mencapai bumi. Sejak suhu di bumi bisa sangat tinggi, meskipun matahari letaknya begitu jauh, bagaimana dengan suhu matahari itu sendiri?

Temperatur di permukaan matahari adalah 6.000 derajat Celcius, dan 12 juta derajat Celsius di dalamnya.

Di Manakah Nabi Isa AS Sekarang Ini

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Pak Ustadz, kembali saya mempertanyakan keberadaan Isa Almasih setelah saya mendapatkan jawaban dari pertanyaan saya dengan judul "BENARKAH NABI ISA MASIH HIDUP?". Sebelumnya saya mohon maaf, karena saya masih awam dalam pemahaman tafsir dan terkadang saya hanya berfikir secara logika tapi masih tetap berpedoman pada Al-Qur'an dan Al-Hadist. Bukankah Islam adalah agama yang paling mudah secara logika? Adapun pertanyaan saya berkenaan dengan tafsir Ibnu Katsir 2/415 sebagai berikut:

Posted on: Rabu, 27 April 2011

cara mengalahkan dorongan nafsu dan dosa

Manusia baru dapat terhindar dari penyakit dosa dan kejahatan-kejahatan tatkala ia meyakini bahwa dosa dan kejahatan itu lebih berbahaya dan lebih memudhoratkan dari seorang pencuri, ular atau binatang buas lainnya dsb. Dan tatkala keperkasaan, keagungan serta wibawa Allah setiap saat menjadi pertimbangannya.

Dalam keseharian kita, terlihat nyata bahwa manusia dapat meninggalkan keinginan, kemauan, dan kehendak-kehendak hatinya. Misalnya seorang yang sakit diabetes, dokter benar-benar melarangnya dari memakan makanan yang manis. Maka orang itu, demi nyawanya, menyentuh makanan-makanan manis pun dia tidak mau. Jadi demikian pula halnya keinginan rohani dan dorongan nafsu. Jika keagungan dan keperkasaan Allah ta'ala telah tertanam di dalam kalbunya dengan benar, maka sikap tidak mentaati Allah akan dia rasakan lebih buruk dari memakan api dan lebih buruk dari maut.

Sekian banyak manusia mengetahui kekuasaan dan wibawa Allah ta'ala, dan sekian banyak dia meyakini bahwa mengingkari-Nya merupakan suatu hukuman yang berat, maka sebanyak itu pulalah akan menjauhi dosa, kemungkaran dan menjauhi sikap melawan hukum. Lihat sebagian orang mengalami "kematian" sebelum maut datang. Apa yang dialami oleh para akhyaar, abdaal, dan quthub, apa yang terdapat pada diri mereka? Jawabannya adalah keyakinan itu tadi. Pengetahuan yang penuh yakin serta qath'i, secara pasti dan secara fitra memaksa seseorang untuk suatu hal tertentu. Persangkaan mengenai Allah ta'ala tidaklah dapat mencukupi. Keraguan tidak tidak dapt memberi manfaat. Pengaruh telah ditanamkan hanya di dalam keyakinan. Pengetahuan yang penuh keyakinan mengenai sifat-sifat Allah ta'ala, justru lebih banyak memberikan pengaruh dibandingkan pengaruh yang ditimbulkan oleh halilintar yang sangat menakutkan. Akibat pengaruh itulah orang-orang menundukkan kepala dan membungkuk.

Jadi seberapa banyak keyakinan yang dimiliki seseorang, sebanyak itu pulalah dia akan menghindari dosa.

Posted on: Selasa, 26 April 2011

Kekuasaan, Pengikut, dan Harta

 Oleh : Mulyana


Tak sedikit orang berlomba-lomba untuk mendapatkan kekuasaan, pengikut, dan harta. Bahkan, ada pula orang-orang yang meraihnya dengan cara-cara yang tidak halal, seperti dengan menyuap, menipu, dan korupsi. Berkaitan dengan tiga hal tersebut, Rasulullah SAW telah memberikan petunjuk yang jelas bagi umatnya.

Sabda beliau, sebagaimana diceritakan oleh Ubaid Ibnu Umar,
''Semakin bertambah kekuasaan seseorang, maka semakin bertambah pula jauhnya dengan Allah. Semakin banyak pengikut seseorang, maka semakin banyak pula setan-setannya. Dan, semakin banyak hartanya, maka semakin keras pula peng-hisaban-nya.''

Statistik Amal Kebajikan

 Oleh : Laksmi Widajanti


Dalam suatu kesempatan, Nabi Muhammad pernah ditanya oleh sahabatnya tentang amalan yang paling utama. Beliau menjawab, ''Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.'' Lalu apa lagi? Nabi menjawab, ''Jihad fi sabilillah.'' Lalu apa? ''Haji mabrur.'' (HR Bukhari).

Dalam kesempatan lain Nabi ditanya Aisyah, istrinya,
''Wahai Rasulullah, kami berpendapat bahwa jihad merupakan sebaik-baik amal, apakah kami tidak turut berjihad?'' Nabi menjawab, ''Tidak. Ketahuilah bahwa sebaik-baik jihad adalah haji mabrur.'' (HR Bukhari).

Bekerja Di Pabrik Minuman Keras

Assalamualaikum.

Pak Ustadz, mohon bantuannya atas pertanyaan saya ini bagaimana hukumnya bekerja di pabrik minuman keras? apakah semua karyawan paberik tsb berdosa? Bagaimana status shalat berjamaah apabila dipimpin (imam) oleh seorang karyawan pabrik minuman keras? Terima kasih atas jawaban Bpk ustadz.

Wassalam
Rifano - Jakarta


Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba’d.

Minuman keras adalah khamar yang telah diharamkan bagi setiap orang untuk meminumnya. Sebab meminum khamar termasuk perbuatan rijs dan perbuatan syetan. Maka kewajiban setiap muslim adalah menjauhi khamar. Allah SWT telah berfirman :

Pendidikan Seks, Perlukah?


Milis DT - Istilah pendidikan seks mulai sering di dengungkan. Diharapkan ia bisa menjadi obat ampuh untuk menanggulangi maraknya hamil di luar nikah. Bagaimana Islam menjawab hal ini?

Seiring perkembangan jaman yang semakin pesat, pola pertumbuhan anak muda pun ikut
berubah. Seorang anak muda dengan usianya yang relatif masih “ingusan”, kadang mengalami ketidakseimbangan biologis dan mental. Di satu sisi, mereka sudah matang secara biologis, namun secara mental dan psikologis mereka belum matang. Bila hal ini tidak dilihat secara cermat oleh orang tua, anak muda tersebut bisa berbuat salah.

Saat Bintang Meredup

Saat Bintang Meredup

Bukan karena ku berubah lemah,
Saat aku menangis di pangkuanmu ibu
Bukan pula ku jadi pengecut,
Saat aku adukan semua kesal dalam dadaku
Bukan pula ku tlah munafik,
Saat aku tak mampu jadi pahlawan...

Posted on: Kamis, 21 April 2011

Wali Allah Dan Wali Syetan

Pengertian Wali

Wali dalam konteks sebagai pelaku (fa’il) memiliki makna an-Nashir/Penolong (fathul bayan fi maqasidil Qur’an, 2/101, Abu Thayib al-Bukhari). al-wali juga memiliki arti al muhibb (yang mencintai), ash-shadiq (teman/rekan), serta an-nashiir (pembela/pendukung) (Tartib qamus al-muhith IV/685, ath-Thahir Ali az-Zawi). Seseorang dikatakan sebagai wali terhadap yang lainnya dikarenakan kedekatannya, keta’atannya dan karena selalu mengikutinya.

Dengan demikian, wali Allah adalah orang yang selalu menurut dan mengikuti segala yang dicintai dan diridhai Allah, menjauhi dan membenci serta melarang dari apa yang telah dilarang oleh-Nya (al furqan baina auliya’ ar-Rahman wa auliya’ asy-syaithan 53-54, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah). Mereka mendapatkan petunjuk berupa dalil yang jelas dari Allah, tunduk kepada-Nya serta menegakkan yang haq yaitu beribadah, berda’wah dan menolong agama Allah.

Posted on: Sabtu, 16 April 2011

Bersedekah Atas Nama Orang Yg Telah Meninggal

Bersedekahlah Dengan Barang Terbaik


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Bersedekahlah Dengan Barang TerbaikBersedekah adalah amalan sholih, perintah Allah dan Rosul-Nya. sedekah wajib maupun sunnah membersihkan harta kita dari harta yang sebenarnya bukan hak kita. bersedekah mengajari seorang hamba bahwa hidup didunia ini tidaklah sendirian. bersedekah juga dapat menumbuhkan rasa peduli, respect dan saling menyayangi.

Dalam bersedekah, terdapat adab dan tata cara agar apa yang kita berikan berguna dan benar-benar bermanfaat bagi orang lain, dan juga diterima oleh Allah. diantara adab tersebut adalah bersedekah dengan barang yang baik atau yang terbaik. contohnya, jika kita hendak memberikan makanan kepada orang miskin yang kita temui, hendaklah kita memberikan minimal makanan yang sama dengan makanan yang setiap hari kita makan. bukan memberikan makanan sisa atau makanan yang murahan.

Posted on: Jumat, 15 April 2011

*Mutiara Kata*


Orang yang suka menghina orang lain, dia akan dihina. (Umar bin Khattab)

Tanda-tanda orang bijaksana antara lain adalah lidahnya selalu basah dengan dzikrullah. (Utsman bin Affan)

Pekerjaan lebih banyak daripada waktu. (Hasan al-Banna)

Perbuatan Yang Ihsan


Oleh: O. Solihin

Milis DT - Seorang ulama yang hidup di masa Abdul Malik bin Marwan, Sa’id bin Jubair, pernah mengatakan:

“Tidak diterima suatu perkataan kecuali disertai amal, tidak akan diterima perkataan dan amal kecuali disertai niat, dan tidak akan diterima perkataan, amal dan niat kecuali disesuaikan dengan sunnah Nabi Saw."

Saking pentingnya ihsan dalam beramal ini, sampai-sampai Imam Malik mengatakan:

“Sunnah Rasulullah Saw itu ibarat perahu nabi Nuh. Siapa yang menumpanginya ia akan selamat; sedangkan yang tidak, akan tenggelam."


Satu Pelajaran dari Pohon Kelapa



Sebuah pepatah dari Ranah Minangkabau berbunyi, "Alam takambang jadi guru". Ini bisa diterjemahkan bahwa alam semesta bisa berperan sebagai guru bagi kita, manusia. Dia mengajarkan kita akan banyak hal tentang bagaimana menjalani kehidupan sebagai hamba Allah. Alam semesta -salah satu wujud ayat kauniyah dari Ilahi- tidak tersurat seperti halnya ayat-ayat qouliyah yang kita baca dalam Al Quran. Pelajaran yang diberikannya tidak tertulis dalam bentuk jilid buku dan tidak pula disampaikan pada suatu komunitas belajar, tapi berupa hikmah tersirat yang diperlihatkan melalui fenomena-fenomena alam.

eramuslim - Ada satu jenis tanaman yang menjadi khas di daerah pesisir. Rasanya keelokan alam pesisir belum lengkap tanpa kehadirannya. Dia adalah pohon kelapa, Si Nyiur melambai di tepi pantai. Selain memberi keindahan, sebenarnya kelapa punya keunggulan tersendiri. Untuk mengetahui itu, mari kita kenali lebih dekat.

Keutamaan Al Quran yang disebut dalam Hadits


 Milis DT - Bismillah, Walhamdulillah Wassholatu Wassalamu `Ala Rasulillah, Wa'ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah amma ba'du...
  1. Dari Abu Umamah ra. dia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Bacalah Al Qur'an sesungguhnya ia akan datang di hari Kiamat menjadi syafaat (penolong) bagi pembacanya." (Riwayat Muslim)
  2. Dari Nawwas bin Sam'an ra. telah berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Di hari Akhirat kelak akan didatangkan Al Qur'an dan orang yang membaca dan mengamalkannya, didahului dengan surat Al Baqarah dan Surah Ali 'Imran, kedua-duanya menjadi hujjah (pembela) orang yang membaca dan mengamalkannya." (Riwayat Muslim)

Jangan Gembira atas Prestasi Taatmu


Milis DT - "Janganlah anda bergembira karena taatmu, karena itu muncul dari diri anda. Bergembiralah dengan taat itu, karena ketaatan itu muncul dari Allah Ta'ala sebagai anugerah padamu."

Taat atau kepatuhan kita kepada Allah merupakan salah satu intisari dari aspek ubudiyah yang dicintai Allah, dan kegembiraan terhadap kepatuhan itu merupakan persoalan yang naluriah.

Namun kenapa kita dilarang oleh Ibnu Athaillah untuk merasa bergembira atas ketaatan kita? Yang dilarang manakala, bahwa kita bergembira karena kita merasa bisa, merasa mampu, merasa bisa, bahwa taat itu adalah prestasi dan usaha kita.

Ikhlas Beramal


Oleh : Fajar Kurnianto

Suatu ketika, Abu Umamah Al-Bahili RA (W. 86H), salah seorang sahabat setia Nabi asal Syam (Suriah) bercerita, ada seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW dan kemudian bertanya, ''Wahai Rasulullah, apa pendapat Tuan ketika melihat seseorang yang berperang, tapi mendapatkan upah dan ketenaran?'' Nabi SAW menjawab, ''Dia tidak mendapatkan apa-apa!'' Laki-laki itu bertanya lagi hingga tiga kali, dan jawaban Rasulullah pun tetap tidak berubah. Akhirnya, Nabi SAW berkata untuk yang terakhir kalinya, ''Sesungguhnya Allah tidak menerima amal seseorang tanpa ia ikhlas melakukannya dan semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah.'' (HR An-Nasai).

Melalui hadis ini, Nabi SAW mengajarkan kepada kita untuk melakukan segala sesuatu dengan ikhlas, tanpa pamrih. Segala bentuk benda materi yang didapatkan seseorang sejatinya tidak akan berarti apa-apa di sisi Allah SWT, ketika hasil itu didapat dengan jalan tidak halal. Amal perbuatan seorang hamba tidak bernilai bagi Allah, ketika ia melakukannya dengan keterpaksaan.